Kiper Cremonese, Emil Audero, mengungkapkan kondisi terkininya usai menjadi korban lemparan flare dari suporter Inter Milan saat laga pekan ke-23 Liga Italia 2025/26. Insiden terjadi di Stadio Giovanni Zini pada Senin (2/2) dini hari WIB, tepat di awal babak kedua.

Audero memastikan dirinya dalam kondisi baik meski sempat merasakan nyeri di telinga dan lutut akibat ledakan flare. Melalui unggahan Instagram resmi klub @uscremonese, ia menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian yang diterimanya dari suporter dan penggemar.
“Setelah melihat rekamannya, kejadiannya bisa jauh lebih buruk. Saya bersyukur semuanya berjalan dengan baik,” ujarnya. Pernyataan ini menegaskan bahwa Audero kini siap melanjutkan aktivitasnya di lapangan dengan normal.
AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!
![]()
Kronologi Insiden Flare
Insiden bermula pada menit ke-49 saat gawang Cremonese berada di sisi tribun suporter Inter Milan. Sebuah flare dilemparkan ke dalam kotak penalti, jatuh tidak jauh dari posisi Audero, dan sempat meledak.
Dalam rekaman yang beredar, Audero terlihat berdiri di samping flare sambil melambaikan tangan, meminta wasit menghentikan pertandingan sementara. Ledakan flare menyebabkan kiper 29 tahun itu terjatuh dan mendapatkan pemeriksaan medis di lapangan.
Beberapa gestur Audero menunjukkan adanya gangguan pendengaran dan luka ringan di lutut. Meski begitu, ia mampu melanjutkan pertandingan hingga peluit akhir dibunyikan, menunjukkan ketahanan fisik dan mental yang luar biasa.
Baca Juga: Fans Inter Milan Dilarang Hadiri Tiga Pertandingan Tandang
Audero Kembali Ikuti Latihan

Setelah insiden, Emil Audero langsung mengikuti sesi latihan tim. Ia mengaku merasa lega karena kejadian tersebut tidak menimbulkan cedera serius. Aktivitas latihan ini menjadi tanda bahwa kondisinya membaik dan siap menghadapi laga-laga berikutnya.
Audero juga menyayangkan insiden tersebut masih terjadi di sepak bola Italia. Ia berharap keamanan pemain dapat lebih diperhatikan dan pihak berwenang lebih tegas menindak perilaku suporter yang membahayakan.
Rasa terima kasih juga ia sampaikan kepada semua pihak yang mengirim pesan dukungan, yang membantu proses pemulihannya secara mental dan fisik.
Dampak dan Perhatian Publik
Insiden ini memicu perhatian publik dan pihak keamanan. Larangan bagi suporter Inter Milan menghadiri laga tandang pun diberlakukan sebagai langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang.
Meski mendapat gangguan dari luar, Emil Audero tetap menunjukkan profesionalisme tinggi dengan melanjutkan pertandingan dan menjaga fokus tim. Aksi ini menjadi contoh ketahanan pemain dalam menghadapi tekanan di lapangan.
Kondisi terkini Audero yang baik membuat pihak klub dan suporter lega. Mereka berharap insiden ini menjadi pembelajaran penting bagi semua pihak, agar sepak bola tetap aman dan sportif. Nantikan terus kabar terbaru seputar sepak bola menarik lainnya hanya di intermilanonews.com.
